Review Online Shop Indonesia : Lazada

Review Online Shop Indonesia : Lazada

Lazada Group ini adalah sebuah online shop yang ada di Asia Tenggara yang dibangun oleh Rocket Internet punya Alibaba. Pada tahun 2014, Lazada Group mengoperasikan situs di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dan berhasil meraup sekitar 647 juta dollar selama investasi berputar dari para investor. Situsnya diluncurkan pada Maret 2012, dengan model bisnis penjualan inventaris ke pelanggan dari gudangnya sendiri. Pada 2013, mereka menambahkan model pasar yang memungkinkan pengecer pihak ketiga untuk menjual produk mereka melalui situs Lazada; pasar mencapai 65% dari penjualannya pada akhir 2014. Pada April 2016, Alibaba Group membeli pengendali atas saham lazada dalam memberi dukungan untuk melebarkan sayap ke alibaba di Asia Tenggara. Pada Agustus 2018, Lazada adalah operator e-commerce terbesar di Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina, berdasarkan kunjungan web rata-rata setiap bulan.

Online shop ini didirikan oleh Rocket Internet pada tahun 2012 silam di Singapura dengan tujuan membangun model bisnis Amazon.com di Asia Tenggara untuk memanfaatkan pasar kostumer online yang baru saja hadir dan kelahiran online shop amazon yang mulai melemah, Rocket merupakan pemasok asal jerman yang sedang mengembangkan perusahaan dengan cara meniru model perusahaan yang dibangun oleh AS dan sukses di pasar dunia dan Asia. Website e-commerce Lazada diluncurkan secara lembut pada tahun 2012 di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Ini mengangkat empat putaran pendanaan pada tahun 2012 dan awal 2013: JP Morgan menginvestasikan jumlah yang tidak diungkapkan pada bulan September, pengecer Swedia Kinnevik menginvestasikan $ 40 juta pada bulan November, perusahaan ekuitas swasta Jerman Summit Partners telah memberikan investasi yang besar saat bulan desember lalu, lalu memberi tambahan layangan mengirim barang yang terjamin selama 2 hari.

Dan salah satu tantangan yang paling besar, adalah yang telah coba ditanggapi dengan membuat “investasi besar dan tak terhitung” di gudang dan pengiriman jasa. Saat bulan juni tahun 2013 lalu, online shop ini telah memberitahukan bahwa berhasil meraup tambahan 100 juta dollar dan menciptakan apps untuk android dan iOS. Pada bulan Desember 2013, ia mengumpulkan tambahan $ 250 juta dari Tesco PLC, Access Industries, dan investor lain yang ada. Pada Mei 2014, Lazada diluncurkan di Singapura, negara keenamnya. Saat bulan november tahun 2014 lalu, investor asal singapura memimpin perguliran dana sebesar 250 juta dollar, pendapatan lazada meningkat pesat. Juga bulan itu, Lazada mengumumkan lazada telah menyumbangkan banyak prestasi kepada indonesia dan materil juga ~ 500 pada November 2013, menjadi hampir 10.000 pada Desember 2014. Jumlah karyawan di seluruh wilayah mencapai sekitar 4.000.